Dari webnya salah satu AFB. Good to read.
Waduh Rakka masih pake Disposable Diaper niy!! Smoga bisa dikurangi......
Diarsipkan di bawah: Kesehatan — Diena @ 1:35 pm
Setelah disposable diaper dibuat pertama kali oleh Victor Miller di tahun 1950, nama Pampers langsung melejit dan menjadi populer di seluruh dunia. Orangtua merasa senang dengan inovasi popok modern ini. Bagi mereka, disposable diaper adalah solusi yang tepat untuk masalah pipis dan berak para bayi. Selain bayi bisa tidur tenang karena “tidak terganggu” basah, orangtua pun senang karena tidak perlu mendengar tangis bayi karena ngompol. Tapi beberapa waktu lalu, sebuah penelitian memaparkan kalau disposable diaper sangat tidak aman bagi bayi. Selain masalah ruam popok, disposable diaper disebut-sebut sebagai salah satu pemicu munculnya kanker dan kemandulan.
Seorang ibu rumah tangga bercerita kalau bayinya yang berumur satu bulan mengalami ruam popok setelah memakai disposable diaper. Ia mencoba beberapa diaper dari yang murah hingga yang mahal (produk impor) tapi hasilnya tetap sama, daerah di sekitar pantat bayi menjadi kemerahan dan nampak lecet. Ia berpikir kalau disposable diaper akan membuat bayinya tetap kering seperti yang diiklankan di televisi, dan terhindar dari ruam popok. Tapi nyatanya?. Bayi mungilnya tak urung sembuh. Pada akhirnya, ia memutuskan untuk kembali ke popok kain. Memang pada awalnya, ia rela membayar mahal demi kenyamanan bayinya dengan popok modern. Namun setelah berpikir untung ruginya, ia menyadari kalau popok kain adalah pilihan terbaik untuk putranya. Lain halnya dengan ibu tadi yang hanya dipusingkan dengan masalah ruam popok, Consumer Protection Agency melaporkan masalah sehubungan dengan pemakaian disposable diaper, mulai dari pembakaran bahan kimia, pemakaian bahan kimia berbahaya dan bau insektisida sampai kelakuan bayi yang sering menarik dan meletakkan disposable diaper ke hidungnya atau mulutnya.
Menurut laporan Journal of Pediatrics terdapat 54% bayi berumur 1 bulan yang mengalami ruam popok setelah memakai disposable diaper. Dalam artikel yang berjudul Disposable Diapers : Potential Health Hazards, Cathy Allison menyatakan kalau Procter & Gamble (produsen Pampers dan Huggies) melalui penelitiannya memperoleh data mencengangkan. Angka ruam popok pada bayi yang menggunakan disposable diaper meningkat dari 7,1% hingga 61%. Sementara itu Mark Fearer dalam artikelnya yang berjudul Diaper Debate-Not Over Yet menyatakan beberapa hasil studi medis menunjukkan angka peningkatan ruam popok dari 7% pada tahun 1955 sampai 78% pada tahun 1991.
Penyebaran ruam popok merupakan fenomena yang terjadi di permukaan disposable diaper. Hal itu disebabkan oleh alergi terhadap bahan kimia, kurangnya udara, temperatur tinggi karena dilapisi plastik yang sifatnya mempertahankan kalor (panas) di area popok, dan bayi jarang ganti karena mereka merasa kering meskipun pantat dalam keadaan lembab (basah).
Sebenarnya masalah ruam popok bisa diatasi dengan mengganti diaper sesering mungkin. Procter & Gamble melaporkan kalau rata-rata konsumen produk mereka mengganti diaper 5 kali sehari. Tapi beberapa peneliti dan ahli medis menyarankan agar mengganti diaper setiap 2 jam sekali. Jika masalahnya hanya ruam popok mungkin masih bisa dianggap enteng, orangtua hanya perlu membayar lebih mahal (dengan sering mengganti diaper) supaya bayinya bebas ruam popok. Tapi bagaimana dengan isu kanker dan kemandulan yang dikait-kaitkan dengan disposable diaper?
Pemicu Kanker dan KemandulanPada tahun 2000 beberapa peneliti dari Universitas Kiel, Jerman melakukan sebuah riset mengenai Archives of Desease in Childhood yang dimuat dalam British Medical Journal. Penelitian yang melibatkan 48 bayi laki-laki itu dilakukan selama setahun untuk mengetahui efek yang ditimbulkan oleh disposable diaper. Para peneliti yang melakukan studi tersebut melaporkan bahwa bayi laki-laki yang menggunakan disposable diaper temperatur skortumnya (kantung kemaluan) mengalami kenaikan beberapa derajat dibanding yang tidak memakai. Bagi seorang bayi laki-laki yang skortumnya sedang berkembang, hal tersebut merupakan perkara yang serius. Karena untuk memproduksi sperma dalam jumlah yang banyak, skortum harus bisa menjaga temperatur testis supaya suhunya lebih rendah dari suhu badan. Oleh sebab itu kenaikan satu derajat pun akan merusak kinerja skortum sebagai “mesin pendingin” testis. Tentu saja fenomena ini akan membuat produksi sperma terganggu, yang berarti kesuburan pria akan menurun. Peneliti yang melakukan studi tersebut menyatakan, “peningkatan temperatur skortum yang disebabkan oleh pemakaian disposable diaper akan mempengaruhi kualitas sperma bayi laki-laki dan meningkatkan angka terjadinya kanker testis di usia dewasa.” Mereka juga mengatakan kalau fisiologi mekanisme pendingin testis mengalami kerusakan secara signifikan.Dalam melakukan studinya mereka juga meneliti pria Eropa yang lahir pada tahun 1975 (tidak lama setelah disposable diaper menjadi begitu populer dan digandrungi). Para peneliti itu terkejut dengan penemuannya, ternyata jumlah sperma pria Eropa mengalami penurunan hingga 25% dalam 25 tahun terakhir. Sekitar 27000 pria Inggris yang sudah menikah menjalani perawatan ketidaksuburan setiap tahunnya, dan angka kejadiannya meningkat hingga 55% pada tahun 1995. Tim Hedgley, ketua National Fertility Assosiation mengatakan, “penelitian ini begitu mengejutkan dan penting untuk diketahui.”Sementara itu, Dr. Simon Fishel, direktur Centre of Assisted Reproduction (Nottingham, Inggris) mengatakan, “teori tersebut sangat masuk akal dan saya tidak terkejut dengan hasilnya. Bagaimana pun disposable diaper dapat meningkatkan temperatur skortum bayi laki-laki dan tentu saja hal itu merupakan masalah besar karena kinerja skortum akan terganggu.” Sayangnya produksi besar-besaran disposable diaper tidak disertai penelitian terlebih dahulu terhadap efek sampingnya. Sehingga ada kemungkinan angka kejadian akan terus meningkat seiring dengan kurangnya pemahaman masyarakat tentang efek jangka panjang yang ditimbulkan oleh pemakaian disposable diaper.
Bahan Kimia Berbahaya
dalam Disposable DiaperIsu kenyamanan yang digencarkan oleh produsen diaper selalu berkisar pada masalah daya serap tinggi yang membuat kulit bayi tetap kering. Yah, tentu saja, Sodium Polyacrylate memang bisa bekerja sebagai super absorbent yang hebat, bahan yang berbentuk serbuk sebelum dicampurkan pada lapisan dalam disposable diaper memiliki daya serap lebih dari 100 kali dari beratnya di dalam air. Bahan kimia inilah yang mengubah cairan menjadi gel yang akan menempel di kulit bayi dan menimbulkan reaksi alergi. Disamping itu, bahan ini juga dicurigai sebagai biang keladi iritasi kulit dan demam. Ketika disuntikkan pada tikus percobaan menimbulkan hemorhage, kegagalan kardivaskuler, bahkan kematian. Anak-anak bisa terbunuh jika menelan 5 gram Sodium Polycrylate. Selain itu, bahan ini juga merusak daya tahan tubuh dan menurunkan berat badan para pekerja pabrik yang memproduksinya.
Bahan kimia lain yang terkenal tingkat bahayanya adalah dioxin. Dioxin dihasilkan dari proses produksi pemutih kertas. Sementara itu proses produksi disposable diaper menggunakan dioxin dalam bentuk gas klorin. Dalam artikel yang berjudul “Whitewash; Exposing the health and environmental dangers of woman’s sanitary product and dsposable diaper - what you can do about it”, Liz Amstrong dan Adrienne Scott menyatakan kebanyakan industri kertas melakukan proses pemutihan dengan menggunakan pulp whiter daripada klorin. Penyebabnya tak lain adalah bahan kimia yang termasuk dalam organoklorin (termasuk di dalamnya dioxin) ini sangat beracun dan bersifat persisten (menetap dalam tubuh).
Tributyl Tin (TBT) juga termasuk bahan yang digunakan dalam produksi disposable diaper. Bahan kimia ini selain menyebabkan pencemaran lingkungan juga sangat beracun. Penyebarannya bisa melalui kulit, jadi bisa dibayangkan tingkat bahayanya kalau kulit bayi yang sensitif memakai diaper yang mengandung TBT. Karena saking beracunnya bahan kimia ini dalam konsentrasi yang sangat kecil pun bisa mengakibatkan gangguan hormon disamping mengganggu sistem kekebalan tubuh. Tak tanggung-tanggung, orangtua yang memiliki bayi laki-laki perlu waspada karena bahan ini bisa menyebabkan kemandulan (pada bayi laki-laki). Ginny Caldwell dalam artikelnya yang berjudul Diapers. Disposable or Cotton?, menyatakan bahwa kerusakan dalam sistem saraf pusat, ginjal dan lever bisa disebabkan oleh bahan-bahan kimia berbahaya yang ditemukan dalam disposable diaper.
Pada tahun 1999 The Archive of Environtmental Health melaporkan sebuah studi yang dilakukan oleh Anderson Laboratories. Dalam studi tersebut mereka membuka kemasan diaper lalu meletakkannya di dekat tikus-tikus percobaan. Tikus-tikus yang terekspos diaper tersebut menderita bronchoconstriction yang menyerupai serangan asma Tak hanya itu, tikus-tikus tersebut juga mengalami iritasi mata, kulit dan tenggorokan. Di dalam sebuah ruangan yang luas sekalipun emisi dari disposable diaper cukup mampu membuat tikus-tikus ini terserang asma. Bahan kimia yang ditemukan dalam disposable diaper yang mampu menyebabkan iritasi tenggorokan antara lain tolune, xylene, ethylbenzene, styrene, dan isopropylbenzene.
Tentu saja berbeda dengan popok kain yang terkenal aman karena tidak mengandung bahan kimia. Tikus-tikus percobaan tidak mengalami gangguan pernafasan seperti tikus-tikus yang terkena emisi diaposable diaper. Jadi sekarang saatnya mempertimbangkan lagi penggunaan disposable diaper supaya bayi aman dari efek jangka panjang yang ditimbulkan oleh disposable diaper.
===
Showing posts with label Family. Show all posts
Showing posts with label Family. Show all posts
Tuesday, March 10, 2009
Friday, November 16, 2007
15 Nov ini...
Hari ini hubby perhatian skali, pagi sms, siang sms sore sms sampe mlm apalagi. Biasanya siang & malem sms diakhiri dengan ngobrol di telp menjelang tidurku. Not heavy talk but just simple messages to show he care, or he's feeling gulty about his postpone coming home.
Ya maybe he is feel guilty with me, and he is trying to make it up with a sweet, nice tender words that he sent me today. "I knew you are being sorry with me beb, I'm sorry too about this......" huh
My dear papa di madiun sent me message "Ya sing sabar wong hanya nunggu satu minggu aja kok". Seandainya papaku liat kalender lagi klo tgl 15 ke 30 itu 2minggu bukan seminggu lagi!!! yang pasti aku ngga reply sms papa, karena jika aku reply pasti papa telp, gw nya malah mewek nanti... ngga ah gw ngga mau nagis, capek!!
Sabar......sabar.....sabar...... musti recharge kesabaran!
Ya maybe he is feel guilty with me, and he is trying to make it up with a sweet, nice tender words that he sent me today. "I knew you are being sorry with me beb, I'm sorry too about this......" huh
My dear papa di madiun sent me message "Ya sing sabar wong hanya nunggu satu minggu aja kok". Seandainya papaku liat kalender lagi klo tgl 15 ke 30 itu 2minggu bukan seminggu lagi!!! yang pasti aku ngga reply sms papa, karena jika aku reply pasti papa telp, gw nya malah mewek nanti... ngga ah gw ngga mau nagis, capek!!
Sabar......sabar.....sabar...... musti recharge kesabaran!
Thursday, November 15, 2007
Kecewa...
Hari ini harusnya hubby berangkat dari Tangguh, menuju Jakarta.
Ya tgl 15 Nov ini, harusnya hubby udah cuti & selese in kerjaannya di Tangguh & udah mulai nemenin aku disini menjelang kelahiran si jabang bayi. Tapi tiba2 hubby telp klo his boss want him to postpone his dayleave until end of this month. Damm.... bener2 ga punya perasaan banget tuh orang. Secara administratif juga hubby sudah ada project baru yang musti dikerjakan. Bahwakan udah ditelp kapan bs langsung joint ke project yang baru....
Mau tau gmana rasanya ketika dengerin kabar yg ngga mengenakan ini?? My tears melt, sedih, kecewa dan kuesel nya minta ampun. Udah ngga enak ati bawaannya sepanjang hari,.... birthday without hubby is suck.
Semakin yakin aja hati ini klo PP not suit for him. Saatnya hubby find another opportunately.
Ya tgl 15 Nov ini, harusnya hubby udah cuti & selese in kerjaannya di Tangguh & udah mulai nemenin aku disini menjelang kelahiran si jabang bayi. Tapi tiba2 hubby telp klo his boss want him to postpone his dayleave until end of this month. Damm.... bener2 ga punya perasaan banget tuh orang. Secara administratif juga hubby sudah ada project baru yang musti dikerjakan. Bahwakan udah ditelp kapan bs langsung joint ke project yang baru....
Mau tau gmana rasanya ketika dengerin kabar yg ngga mengenakan ini?? My tears melt, sedih, kecewa dan kuesel nya minta ampun. Udah ngga enak ati bawaannya sepanjang hari,.... birthday without hubby is suck.
Semakin yakin aja hati ini klo PP not suit for him. Saatnya hubby find another opportunately.
Thursday, November 08, 2007
Opportunity for My Hubby
Hari ini, dapet berita yang bagus dari suamiku, Hubby di tawarin kerja di BP. Alhamdullilah walopun baru ngobrol2 dengan orang BP yang ada di Tangguh, artinya ada pencerahan soal karier hubby. Berarti begitu hubby pulang nanti, ada beberapa planning yang musti dilakukan.
Selain prepare our baby born, he must find the best opportunately for him.
Well aku seneng banget hubby dapet beberapa tawaran pekerjaan, karena selama ini aku yakin my hubby pasti dapetin the best job for him, because he is young, smart, graduated from one of the best PTN in the country, eager to learn about new things. So sebenernya dia punya modal yang cukup untuk menatap masa depannya yang lebih cemerlang, tinggal tugasku untuk mendorong & meyakinkan hubby klo dia punya semua itu.
So no need to worry my hubby, I sure you can reach your dream. Be optimistic & work hard.
Me and our baby inside me always pray for you, for our future.
Alhamdullilah qJJi mendengarkan doa2ku.
Selain prepare our baby born, he must find the best opportunately for him.
Well aku seneng banget hubby dapet beberapa tawaran pekerjaan, karena selama ini aku yakin my hubby pasti dapetin the best job for him, because he is young, smart, graduated from one of the best PTN in the country, eager to learn about new things. So sebenernya dia punya modal yang cukup untuk menatap masa depannya yang lebih cemerlang, tinggal tugasku untuk mendorong & meyakinkan hubby klo dia punya semua itu.
So no need to worry my hubby, I sure you can reach your dream. Be optimistic & work hard.
Me and our baby inside me always pray for you, for our future.
Alhamdullilah qJJi mendengarkan doa2ku.
Monday, September 03, 2007
Blessing in Disguise
Did you ever heard this words... Blessing in Disguise?? I kept thinking about this words.
I just found this positive words and I try to understand the meaning.
Yes I do believe that there was always blessing in disguise and we just need to be patient & be sure until the time comes.
I just found this positive words and I try to understand the meaning.
Yes I do believe that there was always blessing in disguise and we just need to be patient & be sure until the time comes.
Friday, August 31, 2007
I'm down
It has been a hardtime for me for the last couple days. I felt so fragile, so empty, so sad.
I hardly can't tell anyone how I felt, even my bestfriend here or my parents. I don't know where to start. Just don't know...
Maybe by walking I could loose my distraction. But can not...
Until my big brother came to visit me, just to have a lunch with me. I think this was a best time for sharing with him & for start I try to said something but my mouth keep quite. Just listen what his story.
Until to day. I try to call my sis in law just to have talk with her. Maybe I can reveal what I feel. After 30minute talk, some words begin came from my mouth. I started to tell her what I felt. I just need she listed what I trying to said & maybe she has something to said to comfort me. Bla...bla... and tears start melt. I hope she did not know...
My battery drop after 1h20min talk. And I hang up my cellphone. My direct line start to rang, what coincident my bigbro call me to ask me to go weekend with him. But I was not in the mood of seeing him & sis in law. I'm afraid I cant control my emotion, not a great weekend we are going to have but a bounch of tears. No...No....
Dear God ease my tears away, give me strength, show the the way
I hardly can't tell anyone how I felt, even my bestfriend here or my parents. I don't know where to start. Just don't know...
Maybe by walking I could loose my distraction. But can not...
Until my big brother came to visit me, just to have a lunch with me. I think this was a best time for sharing with him & for start I try to said something but my mouth keep quite. Just listen what his story.
Until to day. I try to call my sis in law just to have talk with her. Maybe I can reveal what I feel. After 30minute talk, some words begin came from my mouth. I started to tell her what I felt. I just need she listed what I trying to said & maybe she has something to said to comfort me. Bla...bla... and tears start melt. I hope she did not know...
My battery drop after 1h20min talk. And I hang up my cellphone. My direct line start to rang, what coincident my bigbro call me to ask me to go weekend with him. But I was not in the mood of seeing him & sis in law. I'm afraid I cant control my emotion, not a great weekend we are going to have but a bounch of tears. No...No....
Dear God ease my tears away, give me strength, show the the way
Thursday, August 30, 2007
I'm not strong enough

Aku mungkin ngga sekuat dibayangkan orang menjalani hidup ini.
Aku mungkin ngga sekuat dibayangkan temen2ku, orangtuaku atau mertuaku atau bahkan suamiku sendiri
Aku juga manusia biasa yang lemah....
Penuh air mata, kesedihan, merasa kesepian.
Betapapun kemarin malam langit sangat indah
Temaramnya gerhana bulan
Semua orang menantikan kejadian tersebut
Temaram pula hati ini, Air mata ini tak kunjung berhenti
Tak henti2 nya aku berdoa mohon kekuatan tapi tak tenang juga hati ini.
Semakin dalam aku bersujud semakin tak terbendung air mata ini
Semakin terasa kesedihan hati, kesendirian diri.
Ya Tuhan smoga ini untuk sementara, smoga ini ngga selamanya......
Subscribe to:
Posts (Atom)